BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sering kita temui
mahasiswa yang meninggalkan tanah kelahirannya hanya untuk mencari ilmu.
Pelajar yang rela meninggalkan orang tua, kerabat, saudara, sahabat, dan
segalanya yang ada di daerah mereka.
Terutama mahasiswa yang
meninggalkan daerahnya dan hanya kembali ke rumah jika tugas mereka telah usai.
Seperti halnya mahasiswa yang tinggal di kos-kosan atau mungkin tinggal di
pesantren, mahasiswa seperti mereka patut di beri acungan jempol karena
merelakan jiwa dan raganya untuk mencari ilmu di kota orang.
Kemandirian adalah
Sikap mandiri seseorang tidak terbentuk dengan cara yang mendadak, namun
melalui proses sejak masa anak-anak. Dalam perilaku mandiri antar individu
tidak sama, kondisi ini dipengaruhi oleh banyak hal. Hal yang mempengaruhi atau
faktor penyebab sikap mandiri seseorang itu dibagi menjadi dua, yaitu faktor
dari dalam individu dan faktor dari luar individu.
Penyesuaian
diri atau adaptasi adalah suatu proses alamiah dan dinamis yang bertujuan mengubah
perilaku individu agar tercipta hubungan yang lebih sesuai antara kondisi diri
dengan kondisi lingkungannya.[1]
Penyesuaian
diri bertujuan mengubah diri sesuai dengan
keadaan lingkungan, tetapi juga mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan
(keinginan) diri.[2]
Transisi
dalam kehidupan menghadapkan individu pada perubahan-perubahan dan
tuntutan-tuntutan sehingga diperlukan adanya penyesuaian diri. Runyon dan Haber
mengatakan bahwa setiap orang pasti mengalami masalah dalam mencapai tujuan
hidupnya dan penyesuaian diri sebagai keadaan atau sebagai proses.
Mereka
terus menerus mengubah tujuannya sesuai dengan keadaan lingkungannya. Individu
mengubah tujuan dalam hidupnya seiring dengan perubahan yang terjadi
dilingkungannya. Berdasarkan konsep penyesuaian diri sebagai proses penyesuaian
diri yang efektif dapat diukur dengan mengetahui bagaimana kemampuan individu
menghadapi
Kemandirian
didefinisikan sebagai kemampuan individu dalam bertingkah laku, merasakan
sesuatu, dan mengambil keputusan berdasar kehendaknya sendiri. Peningkatan
tanggung jawab, kemandirian, dan menurunnya tingkat ketergantungan remaja
terhadap orang tua, adalah perkembangan yang harus dipenuhi individu pada
periode remaja akhir.[3]
Menurut
Calhoun dan Acocella, penyesuaian diri adalah usaha manusia untuk mencapai
keharmonisan pada diri sendiri di lingkungannya. Dan proses bagaimana individu
mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan lingkungan
sekitar tempat individu hidup.[4]
Sedangkan
menurut Gerungan menjelaskan bahwa menyesuaikan diri itu diartikan dalam artian
yang luas, dan dapat berarti mengubah diri sesuai dengan keadaan lingkungan,
tetapi juga mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan (keinginan) diri.[5]
Kemandirian itu tumbuh
atas tuntutan yang harus di lakukan dalam penyesuaian sosial karena
keberadaannya di lingkungan yang baru serta keadaan sosial yang berbeda dari
lingkungan tanah kelahirannya.
Alasan peneliti
mengambil tema kemandirian yang digabungkan dengan penyesuaian sosial adalah karena berdasarkan pengamatan peneliti
tentang banyaknya mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri yang
kemandirian dan penyesuaian sosialnya
berhubungan.
Dalam penelitian ini
peneliti mengambil sampel mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri
yang berdomosili di pondok pesantren dan di kost yang notabenenya mereka adalah
mahasiswa yang merantau dan rela meninggalkan segalanya dari tanah kelahiran.
Selain itu, peneliti
juga akan memaparkan tentang hubungan serta perbedaan antara kemandirian dan
penyesuaian diri mahasiswa perantau yang berdomisili di pondok pesantren serta
kemandirian dan penyesuaian diri mahasiswa yang domisilinya berada di kost.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana kemandirian mahasiswa
perantau di pondok dan di kost ?
2. Bagaimana penyesuaian diri
mahasiswa perantau di pondok dan di kost?
3. Bagaimana hubungan dan perbedaan antara kemandirian dengan penyesuaian diri
mahasiswa perantau di pondok dan di kost ?
C.
Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui kemandirian mahasiswa perantau di pondok dan di kost
2. Untuk mengetahui penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di
pondok dan di kost
3. Untuk mengetahui hubungan dan perbedaan antara
kemandirian dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau di pondok dan di kost
D.
Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
a. Menambah keilmuan bidang
kemandirian.
b. Menambah wawasan dalam penyesuain
sosial.
2. Manfaat Praktis
a. Untuk acuan menjadi mahasiswa
yang dapat mengembangkan kemandiriannya.
b. Memudahkan mahasiswa dalam
menyesuaikan diri.
c. Dapat dijadikan motivasi untuk
menjadi anak mandiri dan dapat berbaur dengan baik.
E.
Hipotesis Penelitian
Hipotesis alternatif (Ha).
Adanya hubungan antara kemandirian dengan penyesuaian diri mahasiswa perantau baik yang berdomisili di
pondok maupun yang di kost. Hubungan
ini di dukung dengan teori Musdalifah (2007) bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi kemandirian salah satunya adalah penyesuaian diri.
Pada proses pendewasaan
dalam mencapai kesuksesan, mahasiswa perantau dihadapkan
pada berbagai perubahan dan perbedaan di berbagai aspek kehidupan yang membutuhkan
kepercayaan diri, mandiri serta banyak penyesuaian[6]
Beberapa alasan mahasiswa perantau adalah untuk mencari pendidikan yang
lebih baik, bebas kendali dari orang tua, ingin merasakan sesuatu yang baru di
daerah yang baru, mengetahui dan mengenal adat dan budaya daerah lain, ingin
menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru serta ingin melatih diri agar
lebih mandiri. Seiring dengan kemajuan zaman dan kesadaran akan pentingnya
pendidikan bagi anak-anak, maka orang tua mereka memperbolehkan anak-anaknya
untuk merantau agar memiliki kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.[7]
Fenomena mahasiswa perantau umumnya bertujuan untuk
meraih kesuksesan melalui kualitas pendidikan yang lebih baik pada bidang yang
diinginkan. Fenomena ini juga dianggap sebagai usaha pembuktian kualitas diri sebagai orang dewasa yang mandiri dan
bertanggung jawab dalam membuat keputusan[8]
F. Definisi Operasional
Dalam proposal ini membahas mengenai kemandirian serta penyesuaian sosial
mahasiswa perantau yang jauh dari orang tua atau meninggalkan tanah
kelahirannya.
Kemandirian
didefinisikan sebagai kemampuan individu dalam bertingkah laku, merasakan
sesuatu, dan mengambil keputusan berdasar kehendaknya sendiri. Peningkatan
tanggung jawab, kemandirian, dan menurunnya tingkat ketergantungan remaja
terhadap orang tua, adalah perkembangan yang harus dipenuhi individu pada
periode remaja akhir.[9]
Penyesuaian
diri atau adaptasi adalah suatu proses alamiah dan dinamis yang bertujuan
mengubah perilaku individu agar tercipta hubungan yang lebih sesuai antara
kondisi diri dengan kondisi lingkungannya.[10]
Adapun definisi operasional yang akan dibuat adalah :
1.
Kemandirian mahasiswa menghadapi berbagai permasalahan di pondok ataupun di
kos baik dari tugas kampus maupun lingkungan sekitar tempat tinggal mahasiswa
perantau.
2.
Penyesuaian diri mahasiswa perantau di lingkungan tempat tinggalnya.
Ciri-ciri kemandirian dan penyesuaian diri mahasiswa perantau :
Menurut Masrun, kemandirian adalah suatu sikap yang memungkinkan seseorang
untuk berbuat bebas, melakukan sesuatu
atas dorongan diri sendiri untuk kebutuhan sendiri, mengejar prestasi, penuh
ketekunan, serta berkeinginan untuk melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain,
mampu berpikir dan bertindak original, kreatif dan penuh inisiatif, mampu
memengaruhi lingkungannya, mempunyai rasa percaya diri terhadap kemampuan diri
sendiri, menghargai keadaan diri sendiri, dan memperoleh kepuasan dari
usahanya.[11]
G. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan
merupakan suatu penjabaran tentang hal-hal yang akan ditulis, yang secara garis
besar terdiri dari bagian awal, bagian utama / inti dan bagian akhir.
Adapun sistematika
penulisan yang penulis gunakan adalah:
BAB I : Pendahuluan,
yang berisi : a) Latar Belakang Masalah, b) Rumusan Masalah, c) Tujuan Penelitian, d) Manfaat Penelitian, e) Hipotesa
Penelitian, f) Definisi Operasional, dan g) Sistematika Penulisan.
BAB II : Kajian Teori,
yang berisi teori untuk memperkuat penelitian, tentang: a) kemandirian
mahasiswa perantau, b) penyesuaian diri, serta c) hubungan serta perbedaan kemandirian dan penyesuaian diri antara
yang berdomisili di pondok dan di kost.
BAB III : Metode
Penelitian, yang berisi: a) Rancangan Penelitian, b) Populasi dan Sampel, c) Instrumen
Penelitian, d) Teknik Pengumpulan Data, dan e) Teknik Analisis Data.
BAB IV : Hasil
Penelitian dan Pembahasan, yang berisi: a) Hasil Penelitian dan b) Pembahasan
Penelitian.
BAB V : Penutup yang
berisi: a) Kesimpulan dan b) Saran.
[1] Wijaya,
N. Hubungan Antara Keyakinan Diri Akademik Dengan Penyesuaian Diri Siswa Tahun
Pertama Sekolah Asrama SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Skripsi
(Semarang: Universitas Diponegoro, 2007).
[2] Amar, H.R.L.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Penyesuaian Diri Siswa Baru di MAN
Tempur Sari Ngawi. Skripsi. ( Malang: Universitas Islam Negri (UIN).2009
)
[3] Steinberg, Adolescence.
Sixth edition. (New York: McGraw-Hill.2002)
[4] Wijaya,Hubungan
Antara Keyakinan Diri Akademik Dengan Penyesuaian Diri Siswa Tahun Pertama
Sekolah Asrama SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Skripsi
(Semarang: Universitas Diponegoro, 2007).
[5] Amar, H.R.L.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Penyesuaian Diri Siswa Baru di MAN
Tempur Sari Ngawi. Skripsi. ( Malang: Universitas Islam Negri (UIN).2009
)
[7] Irene,
Perbedaan Tingkat Kemandirian dan Penyesuaian Diri Mahasiswa Perantauan Suku
Batak Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Psikologi. Vol. 01. (Surabaya:
Universitas Negeri Surabaya. 2013).
[8] Santrock,
J.W.. Life-Span Development : Perkembangan Masa Hidup. (Jakarta : Erlangga. 2002)
[9] Steinberg, Adolescence.
Sixth edition. (New York: McGraw-Hill.2002)
[10] Wijaya,
N. Hubungan Antara Keyakinan Diri Akademik Dengan Penyesuaian Diri Siswa Tahun
Pertama Sekolah Asrama SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan. Skripsi
(Semarang: Universitas Diponegoro, 2007).
[11] Patriana.
Hubungan Antara Kemandirian Dengan Motivasi Bekerja Sebagai Pengajar Les Privat
Pada Mahasiswa Di Semarang. Skripsi. (Semarang: Universitas Diponegoro.
2007).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar