Selasa, 06 Juni 2017

BAB IV Hubungan kemandirian denganpenyesuaian diri pada mahasiswa perantau di IAIT Kediri

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.    Hasil Penelitian
1.    Latar Belakang Obyek
a.    Gambaran Obyek
1)        Sejarah Institut Agama Islam Tribakti Kediri
Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) adalah  perubahan nama dari Universitas Islam Tribakti (UIT) Kediri yang berdiri pada tanggal 09 Muharram 1386 H. Bertepatan dengan tanggal 30 April 1965 M. Dan diresmikan pembukaannya oleh menteri Agama RI, saat itu yakni Bapak Prof. KH. Syaefudin Zuhri, pada tanggal 09 Rajab 1386 H. Bertepatan dengan tanggal 25 Oktober 1966 M. dengan 2 (dua) Fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syari’ah.

Untuk memperkuat eksistensi lembaga pendidikan tinggi tersebut pendiri UIT membentuk badan wakaf, tepatnya pada tanggal 4 Juli 1967 dengan dua tujuan pokok:
a.    Mengembangkan ilmu pengetahuan Islam Indonesia
b.    Membantu Universitas Islam Tribakti dan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
Dalam perkembangan selanjutnya UIT Kediri mendapat status diakui dengan SK Menteri Agama RI. Nomor: 178 Tahun 1970 untuk dua Fakultas, yakni Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah dengan Progam Sarjana Muda. Dengan pertimbangan agar dapat lebih mengembangkan peranannya, maka pada tanggal 29 Maret 1988, Badan Wakaf Tribakti diadakan beberapa perubahan, antara lain:
1.    Nama berubah menjadi Yayasan Pendidikan Islam Tribakti (YPIT) Kediri
2.    Usaha :
a.    Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi, Universitas Islam tribakti (UIT) Kediri
b.    Mendirikan Madrasah Aliyah
c.    Mendirikan usaha-usaha untuk kepentingan yayasan.
Sejak tanggal 8 Shafar 1409 H. bertepatan dengan 19 September 1988 UIT berubah nama menjadi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri berdasarkan surat Kopestais Wil. IV Surabaya Nomor: 123/I/Kop. Wil IV/88 tertanggal 19 September 1988. Pada saat terjadinya perubahan nama, dari Universitas Islam Tribakti (UIT) Kediri menjadi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri, lembaga ini membuka lagi satu Fakultas yaitu Fakultas Dakwah dan mengadakan Progam strata Satu untuk seluruh Fakultas, Sejak saat itu Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri memiliki 3 (tiga) Fakultas, yaitu:
1.    Fakultas Syari’ah
2.    Fakultas Tarbiyah
3.    Fakultas Dakwah.
Perubahan nama tersebut berdasarkan pada keputusan Mentri Agama RI. Nomor: 42 Tahun 1988 tentang lembaga Perguruan Tinggi Agama Swasta dan surat Binbaga Islam di Jakarta, nomor: E.III/PP.009/AZ/3041/88, tertanggal 25 Juli 1988 perihal perubahan nama PTAIS dengan PTAIN, baik pembinaan yang terkait dengan aspek akademik maupun non akademik.
Kesamaan pola pembinaan IAIT dan IAIN yang cukup menonjol adalah dalam pembinaan kurikulum dan jenis-jenis fakultas serta jurusannya. Kurikulum Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri harus mengikuti kurikulum fakultas sejenis pada IAIN dengan tidak mengabaikan ciri khas Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
Demikian pada jurusan-jurusan fakultas di lingkungan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri mengambil sebagian jurusan pada fakultas di lingkungan IAIN.
Pola pembinaan tersebut, pada dasarnya mengarah agar Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri, tahap demi tahap memiliki bobot dan mutu yang setara dengan IAIN, sehingga lulusan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri berhak memperoleh penghargaan yang sama dengan lulusan IAIN.
Dengan demikian Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri dapat melaksanakan tanggung jawabnya melalui peran sertanya dalam meneruskan, mengembangkan serta mengamalkan ilmu pengetahun islam dalam kerangka sisitem pendidikan nasional.
Usaha pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah mencakup bantuan, bimbingan  dan penyantunan yang meliputi berbagai kegiatan perencanaan, standarisasi, pengaturan dan perizinan PTAIS baru, pengawasan, penilaian dan bantuan yang dilaksankan terhadap lembaga maupun progam. Hal ini tidak berarti mengurangi peran dan tanggung jawab Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri untuk berkembang dengan kekuatannya sendiri sesuai dengan ciri khas Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
2)        Visi IAIT Kediri
Terwujudnya Perguruan Tinggi yang kompetitif dalam melakukan pendidikan dan pengajaran, pengabdian kepada masyarakat serta pusat kajian, penelitian dan informasi ilmu pengetahuan serta teknologi dalam perspektif Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
3)        Misi IAIT Kediri
1.    Mengantarkan mahasiswa memiliki kemantapan aqidah, kedalaman spiritual dan keluhuran akhlak, keluasan ilmu pengetahuan dan kemantapan profesional berfikir dan bersikap kritis, mandiri, peduli terhadap masyarakat dan berwawasan ke depan.
2.    Mengantarkan mahasiswa agar dapat memanfaatkan teknologi untuk mengkaji ilmu pengetahuan.
3.    Mengembangkan ilmu pengetahuan Islam melalui pengkajian dan penelitian ilmiah.
4.    Memberi keteladanan dalam kehidupan atas dasar ajaran Islam dan falsafah bangsa Indonesia
4)        Rencana Pencapaian Tujuan dan Strategi IAIT Kediri
1.    Memaksimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
2.    Menghasilkan sarjana muslim yang taat kepada Allah, Rasul dan Ulil Amri serta memiliki kompetensi akademik dan professional dalam bidang ilmu agama Islam serta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
5)        Kompetensi Lulusan IAIT Kediri yang diharapkan
1.    Beriman, bertaqwa, berakhlak dan berkepribadian mulia mempunyai sikap ilmiah dan profesional.
2.    Memiliki pengetahuan tentang ilmu-ilmu keislaman secara komprehensif dan ilmu-ilmu umum.
3.    Memilki ketrampilan berbahasa Indonesia, Arab dan Inggris.
4.    Memiliki ketrampilan dalam berfikir, mengolah informasi, mengelola sumber daya, bekerja sama dengan pihak lain dan memanfaatkan teknologi.
6)        Perkembangan IAIT
Gambaran pola pembinaan sebagaimana tersebut diatas ternyata telah menunjukkan hasilnya, buktinya ketika program studi yang dimiliki oleh ketiga Fakultas seluruhnya telah mendapatkan status Terakreditasi, kecuali program studi baru yang mendapatkan izin operasional dan perpanjangan dari Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama Republik Indonesia.
7)        Fakultas dan Program Studi di IAIT Kediri
Sebagaimana terjelaskan dalam Undang-Undang RI nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi serta Peraturan Pemerintah RI nomor 4 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi juga Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 49 tahun 2012 tentang Standart Nasional Pendidikan Tinggi yang secara teknis sebelumnya diatur melalui Keputusan Menteri Agama nomor 164 tahun 1999 tanggal 24 mei 1999 dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departement Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 374/Dikti/Kep/1998 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Pengawasan Program Studi yang terakreditasi untuk program sarjana di Perguruan Tinggi.
Selanjutnya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesi nomor 49 tahun 2012 tentang Standart Nasional Pendidikan Tinggi, Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri menyelenggarakan program pendidikan Strata Satu (S1) memiliki bobot akademik sejumlah sedikitnya 144 SKS hingga maksimal 160 SKS dan Program Pascasarjana (S2) dengan bobot akademik sedikitnya 72 SKS. Penyelesaian program pendidikan S1 IAIT Kediri mempunyai alokasi waktu 4 hingga 5 tahun. Adapun Penyelesaian Program Pascasarjana (S2) bisa ditempuh sedikitnya 1,5 tahun hingga 4 tahun dan kemudian secara teknis akan diatur tersendiri secara terperinci.
Tabel 4.1 Program Studi yang dilaksanakan oleh Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri
·      Fakultas Tarbiyah
No
Progam Study
Status/SK
01
Pendidikan Agama Islam (PAI)
Terakreditasi
SK:032/BAN-PT/Ak IX/SI/II/2006
Tanggal: 16 Februari 2006
02
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Terakreditasi
SK:021/BAN-PT/Ak-XIV/SI/VIII/2011
Tanggal: 18 Agustus 2011
·      Fakultas Syari’ah
No
Progam Study
Status/SK
01
Ahwal Al-Syahsiyah (AS)
Terakreditasi
SK:011/BAN-PT/Ak-XII/SI/V/2009
Tanggal: 29 Mei 2009
02
Manajemen Perbankan Syari’ah
(MPS)
Terakreditasi
SK:048/BAN-PT/Ak-XIV/SI/I/2012
Tanggal: 6 Januari 2012

·      Fakultas Dakwah
No
Progam Study
Status/SK
01
Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)
Terakreditasi
SK:045/BAN-PT/Ak-XII/SI/II/2010
Tanggal: 5 Februari 2010
02
Psikologi Islam (PI)
SK Dirjen Pendidikan islam Nomor: DJ.I/220.B/2007 Tanggal 28 Mei 2007
·      Progam Pasca Sarjana
No
Progam Study
Status/SK
01
Manajemen Pendidikan Islam
Terakreditasi B
SK:005/BAN-PT/Ak-X/S2/VI/2012
Tanggal: 8 Juni 2012

Dalam rangka pelaksanaan proses belajar mengajar, pelaksanaan Sistem Kredit Semester (SKS) di lingkungan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri selalu diupayakan untuk ditingkatkan. Peningkatan tersebut mencakup kegiatan pembinaan dalam bidang pendidikan dan pengajaran, serta pengabdian masyarakat.
Dengan demikian pada suatu saat tertentu dapat diharapkan tercapainya suatu keseimbangan bobot ataupun mutu antara progam pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian pada masyarakat.
Pelaksanaan perkuliahan di lingkungan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri diupayakan dapat membawa suatu pembaharuan, penyempurnaan dan pengembangan yang positif pada pendidikan agama umumnya dan pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri khususnya.
SKS ini berdasarkan pada masalah irama kecepatan belajar mahasiswa, penghargaan akan minat pada suatu mata kuliah, perbedaan tingkat kemampuan individual, kesempatan menabung kredit pint mata kuliah, memberikan kesempatan untuk berprestasi lebih tinggi dan belajar lebih cepat, mengurangi penumpukan mahasiswa drop out  lantaran kadaluwarsa dan masih banyak lagi manfaat lainnya, seperti efesiensi ruang kuliah, tenaga dosen dan kematangam mahasiswa karena kebiasaanya belajar dan bekerja mandiri.
Perubahan sistem pendidikan tersebut, (5) lima tahun belakangan terakhir menjadi perhatian yang serius dengan mencoba menerapkan menajeman yang tepat agar berbagai dampak negatif tidak terjadi, sehingga memungkinkan tercapainya sasaran dan tujuan yang diharapkan.
Perubahan sistem pendidikan tersebut, memerlukan perhatian yang serius dengan menajeman yang tepat agar berbagai dampak negatif tidak terjadi, sehingga memungkinkan tercapainya sasaran dan tujuan yang diharapkan

8)        Lambang IAIT
 







BENTUK DAN ARTI LAMBANG
INSTITUT AGAMA ISLAM TRIBAKTI
( I A I T )   K E D I R I
1.        Bentuk dan Lambang
Lingkaran berbentuk bulat dan berwarna putih di dalamnya tertera tulisan berbahasa Arab (Institut Agama Islam Tribakti). Di dalam lingkaran lagi berwarna dasar hijau dan di tengah lingkaran terpampang gambar Ka'bah dengan kokohnya berwarna hitam dan bergaris empat kemudian dibayangi oleh peta kepulauan Indonesia berwarna putih dan sebatang pena, bulu sayap berwarna kuning, dibawahnya terdapat kurva berwarna merah dan mendasari tulisan Kediri.
2.        Arti Lambang
a.    Pena, bulu sayap, melambangkan keilmuan yang tinggi atau kesarjanaan.
b.    Ka'bah dan peta Indonesia, melukiskan berbakti kepada Allah SWT. dan Rasulullah SAW. (Ka'bah) dan berbakti kepada bangsa dan Negara (Peta Indonesia) sesuai dengan semboyan Tribakti:
-       Berbakti kepada Allah SWT
-       Berbakti kepada Rasulullah SAW
-       Berbakti kepada Negara
c.    Lima warna, hijau, putih, hitam, merah dan kuning melambangkan pengamalan Pancasila (Hijau), Suci (Putih), Tabah (Hitam), Berani (Merah) dan waspada (Kuning).
d.   Bentuk bulat melukiskan teguh pendirian dan iman yang kuat.
e.    Empat garis pada Ka'bah, melambangkan pada pengamalan agama berhaluan salah satu madzhab empat (Hanafi, Maliki, Syafi'I, Hambali).
3.        Arti Keseluruhan
Dengan Islam sebagai aqidahnya, Ahlussunnah sebagai haluannya serta Pancasila sebagai azasnya, Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) bertujuan mencetak sarjana Muslim sejati. Sarjana yang berbakti kepada Allah, Rasulullah, bangsa dan Negara.
Bertekat pula membentuk sarjana yang berkemampuan akademis dengan hati suci, tabah dan mengamalkan ajaran Islam, serta dapat hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan damai, waspada dan berani.
STRUKTUR ORGANISASI
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM TRIBAKTI
(YPIT) KEDIRI

Pengawas                        :    KH. Ilham Nadzir

Pembina                           :    KH. An’im Falahuddin Mahrus

Ketua                               :    KH. Moh, Anwar Mansur

Sekretaris Umum             :    HM. Abdulbar, SH.
Sekretaris I                      :    Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag.
Sekretaris II                     :    H. Melvien Zainul Asyiqien, S.HI.
Sekretasi III                    :    H. Muhammad Ibrohim Hafidz

Bendahara                       :    KH. Hasan Zamzami Mahrus
Bendahara I                     :    KH. Atho’illah Sholahuddin Anwar
Bendahara II                   :    H. Muhammad
Bendahara III                  :    H. Syarif Hidayatulloh




P I M P I N A N
INSTITUT AGAMA ISLAM TRIBAKTI
( I A I T )   K E D I R I

I.         Pimpinan Institut
Rektor                                       :  KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus
Wakil Rektor I                          :  H. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA
Wakil Rektor II                         :  Dr. A. Jauhar Fuad, M.Pd.
Wakil Rektor III                       :  Ali Imron, S.Ag., S.Psi., M.Fil.I.

II.      Pimpinan Fakultas
a.    Fakultas Syari'ah
Dekan                                   :  Dr. Rokhmad, M.HI.
Wakil Dekan I                      :  Ahmad, Badi’, S.HI., M.Pd.I.
Wakil Dekan III                   :  Dra. Hj. Rifqiyawati Zahara, M.HI.

b.    Fakultas Dakwah
Dekan                                   :  Drs. Bustomi Musthofa, M.Pd.I
Wakil Dekan I                      :  M. Arif Khoiruddin, S.Sos.I, M.Pd.I
Wakil Dekan III                   :  Drs. H. Bustanul Arifin, M.Pd.I



c.    Fakultas Tarbiyah
Dekan                                   :  Drs. H. Muslimin, M.Pd.I.
Wakil Dekan I                      :  Yasin Nurfalah, M.Pd.I.
Wakil Dekan III                   :  Wasito, M.Pd.I.

III.   Pimpinan Pascasarjana
Direktur                                     : Dr. H. Suko Susilo, M.Si
Ketua Prodi PAI PPs                : Drs. H. Moh. Badrus, M.Pd.

IV.   Kepala Biro AUAK                : Khanifudin, S.Pd.I      













JUMLAH MAHASISWA

     Berikut ini adalah jumlah mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri pada tahun akademik 2016-2017 berdasarkan prodi.
Tabel 4.2 Jumlah Mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri Pada Tahun Akademik 2016-2017 Berdasarkan Program studi.
Prodi
Laki-laki
Perempuan
Jumlah
Pendidikan Agama Islam (PAI)
772
333
1.105
Pendidikan Guru MI (PGMI)
257
703
960
Ahwal Syakhsyiyyah (AS)
158
12
170
Perbankan Syari’ah (PS)
83
46
129
Komunikasi & Penyiaran Islam (KPI)
61
11
72
Psikologi Islam (PI)
69
52
121

1.400
1.157
2.557

Rupanya pola pembinaan tersebut telah menunjukkan hasilnya, buktinya ketika progam study yang dimiliki oleh ketiga fakultas seluruhnya telah mendapatkan status Terakreditasi.
Dari waktu ke waktu Kampus Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri mengalami perkembangan. Kini  Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri telah sepenuhnya terakreditasi.
Tabel 4.3 Jumlah Mahasiswa Baru Institut Agama Islam Tribakti  (IAIT) Kediri Pada Tahun Akademik 2016-2017 Berdasarkan Prodi.

KELAS
PAI
PGMI
MPS
AS
PI
KPI
Laki-laki
229
46
20
52
32
17
Perempuan
83
131
15
1
14
8

Jumlah
312
177
35
53
46
25
Sumber: Data Bapak Khanifudin, S.Pd.I selaku Biro AUAK pada tanggal  13 Mei 2017 jam 11.00-11.30 WIB.


Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa jumlah keseluruhannya adalah 648 namun diantaranya berstatus non aktif, yakni sebagai berikut:
Tabel 4.4  Jumlah Dan Status Mahasiswa Baru Institut Agama Islam Tribakti  (IAIT) Kediri Pada Tahun Akademik 2016-2017.

KELAS
PAI
PGMI
MPS
AS
PI
KPI
Aktif
158
28
29
68
36
22
Non-Aktif
154
149
6
5
10
3

Jumlah
312
177
35
53
46
25
Sumber : Data Ibu Arini sebagai administrasi perpustakaan pada tanggal 13 Mei 2017 pukul 11:00-11:15.
b.        Letak Geografis IAI Tribakti Kediri
Penelitian ini dilakukan di Lembaga Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri Jl. KH. Wahid Hasyim  No. 62, Telp. (0354) 772879 Kediri 64114.
Secara geografis Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri terletak dalam kawasan dan lingkungan yang cukup baik dan strategis karena terletak di sekitar pemukiman dan mudah di jangkau dengan kendaraan.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari batas-batas geografisnya sebagai berikut [43]:
-                      Sebelah Utara              : Pasar Bandar
-                      Sebelah Timur             : ATM CIMB
-                      Sebelah Selatan           : RS Umum Gambiran
-                      Sebelah Barat              : Pemukiman Warga






2.      Penyajian Data
Penyajian data adalah uraian atau paparan tentang data-data yang dijadikan subyek ke dalam penelitian serta temuan-temuan penting dari variabel yang diteliti, berdasarkan ciri numerik data tersebut.
Maka dari hasil penelitian yang telah dilakukan melalui angket setelah item yang tidak valid, di bawah ini disajikan dalam bentuk tabel tentang hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
a.         Variabel 1 (Kemandirian)
Pada sub ini peneliti akan memaparkan skor angket dalam setiap itemnya. Angket dalam variabel kemandirian berjumlah 50 item.
Untuk item yang bersifat favourable terhitung 4 sampai 1 dan untuk item yang non-favourable terhitung 1 sampai 4.
b.      Variabel 2 (Penyesuaian Diri)
Pada sub ini peneliti akan memaparkan skor angket dalam setiap itemnya. Angket dalam variabel penyesuaian diri berjumlah 60 item.
Untuk item yang bersifat favourable terhitung 4 sampai 1 dan untuk item yang non-favourable terhitung 1 sampai 4.
3.      Uji Hipotesis
Hipotesis yang ada  berupa hipotesis alternatif (Ha) dan Hipotesis nol (Ho), perlu di uji kebenarannya. Ha menyatakan ada hubungan positif dan signifikasi antara kemandirian dan penyesuaian diri dan Ho menyatakan tidak ada hubungan positif dan signifikan antara kemandirian dan penyasuaian diri.
Besar angka korelasi antara 0 sampai 1, baik positif maupun negatif. Bila dalam penghitungan diperoleh angka korelasi lebih dari 1 berarti terjadi kesalahan penghitungan. Bila angka korelasi itu bertanda negatif. Menunjukkan korelasi antar variabel itu negatif. Berikut nilai koefisien korelasi :
Interval Koefisien
Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199
Sangat rendah
0,20 – 0,399
Rendah
0,40 – 0,599
Sedang
0,60 – 0,799
Kuat
0,80 – 1,00
Sangat Kuat

          Berikut ini akan dianalisa apakah ada hubungan positif dan signifikan antara kemandirian dan penyesuaian diri dengan menggunakan korelasi kendall tau sebagai berikut:
Tabel 4.5  Korelasi Kendall Tau Mengenai Hubungan Kemandirian Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Perantau Di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
Correlations

kemandirian
penyesuaiandiri
Kendall's tau_b
Kemandirian
Correlation Coefficient
1,000
,318*
Sig. (2-tailed)
.
,016
N
30
30
penyesuaiandiri
Correlation Coefficient
,318*
1,000
Sig. (2-tailed)
,016
.
N
30
30
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Pada tabel Correlations besarnya korelasi antara kemandirian dan penyesuaian diri adalah 0,318 dengan signifikasi sebesar 0,016 dengan jumlah kasus jalan sebanyak 30. Maka hubungan antara kemandirian dengan penyesuaian diri lemah atau rendah, dan Hₐ diterima dan Hₒ ditolak. Adapun pengambilan kesimpulan penerimaan dan penolakan hipotesis apabila signifikan dibawah atau sama dengan 0,05 maka Hₐ diterima dan Hₒ ditolak.
Interval Koefisien
Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199
Sangat rendah
0,20 – 0,399
Rendah
0,40 – 0,599
Sedang
0,60 – 0,799
Kuat
0,80 – 1,00
SangatKuat




Tabel 4.6 Uji Reliabilitas Kemandirian Menggunakan Kendall Tau Mengenai Hubungan Kemandirian Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Perantau Di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
Case Processing Summary

N
%
Cases
Valid
30
100,0
Excludeda
0
,0
Total
30
100,0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items
,438
,496
50

Pada tabel diatas diperoleh Alpha Cronbach's 0,438. Menurut Anastasia (1982) Reliabilitas yang ideal adalah 0,8. Menurut Long et al, (dalam Dachlan,2006) bahwa koefisien Alpha Cronbach's  > 0,8, maka instrument itu dapat di terima. Atas dasar dua pendapat tersebut reliabilitas item adalah tidak ideal atau tidak dapat di terima dan tidak dapat digunakan untuk mengumpulkan data.






B.       Pembahasan Penelitian
Dalam upaya untuk melakukan penelitian tentang hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di institut agama islam tribakti (IAIT) Kediri, instrumen penelitian yang digunakan adalah angket untuk mendapatkan data tentang hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri. Dan instrumen lainnya adalah berupa dokumentasi untuk memperoleh gambaran umum tentang objek penelitian.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian menggunakan perhitungan SPSS berupa korelasi kendall tau dengan variabel  x = kemandirian, dan variabel y = penyesuaian diri, besarnya korelasi antara kemandirian dan penyesuaian diri adalah 0,318 dan nilai signifikasi sebesar 0,016 dengan jumlah kasus jalan sebanyak 30.
Besarnya hubungan dalam analisis korelasi dinyatakan dalam bilangan yang biasanya disebut koefisien hubungan atau koefisien korelasi. Koefisien yang bertanda positif menunjukkan arah korelasi positif. Koefisien yang bertanda negatif menunjukkan arah korelasi negatif, sedangkan koefisien yang bernilai 0,00 menunjukan tidak adanya hubungan antar variabel.[44]
Hubungan antar variabel dinyatakan dalam bentuk bilangan. Bilangan yang menyatakan besar kecilnya hubungan itu disebut koefisien korelasi. Koefisien korelasi terletak antara -1<rxy<1 dengan interpretasi sebagai berikut :
a.         Koefisien = 1 maka hubungan linier positif sempurna.
b.         Koefisien = -1 maka hubungan linier negatif sempurna
c.         Koefisien = 0 tidak ada hubungan linier.
Nilai koefisien korelasi
0,00 – 0,199         = hubungan positif yang sangat rendah atau tak berarti.
0,20 – 0,399         = hubungan positif yang lemah atau rendah.
0,40 – 0,599         = hubungan positif yang sedang atau cukup
0,60 – 0,799         = hubungan positif yang kuat atau tinggi
0,80 – 1,00           = hubungan positif yang sangat kuat atau sangat timggi.
Nilai koefisien antara variabel x dengan y adalah 0,318, menunjukkan bahwa hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di institut agama islam tribakti (IAIT) Kediri menunjukkan hubungan positif lemah atau rendah, karena nilai koefisien antara 0,20 – 0,399 menunjukkan kategori  hubungan positif lemah atau rendah.
Dengan demikian dapat disimpulkan, secara teoritis bahwa hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau di institut agama islam tribakti (IAIT) Kediri dalam perhitungan SPSS menggunakan korelasi kendall tau tergolong hubungan positif yang lemah atau rendah.


Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted

VAR00001
124,93
47,444
-,079
.
,458

VAR00002
124,60
47,007
-,008
.
,442

VAR00003
125,03
44,723
,393
.
,409

VAR00004
125,13
48,051
-,127
.
,459

VAR00005
124,00
46,000
,090
.
,432

VAR00006
124,07
46,340
,015
.
,443

VAR00007
124,70
46,217
,076
.
,433

VAR00008
124,67
43,954
,418
.
,400

VAR00009
124,90
45,817
,095
.
,431

VAR00010
124,30
44,769
,185
.
,419

VAR00011
124,30
44,493
,212
.
,415

VAR00012
124,07
45,168
,126
.
,426

VAR00013
123,23
46,461
,050
.
,436

VAR00014
124,17
43,730
,348
.
,401

VAR00015
124,60
45,628
,109
.
,429

VAR00016
124,43
44,806
,260
.
,414

VAR00017
124,17
47,868
-,112
.
,453

VAR00018
124,20
43,614
,327
.
,401

VAR00019
123,23
45,426
,152
.
,424

VAR00020
123,87
47,913
-,115
.
,456

VAR00021
123,80
47,614
-,084
.
,451

VAR00022
124,70
46,424
,066
.
,434

VAR00023
124,87
48,326
-,190
.
,455

VAR00024
124,67
47,402
-,081
.
,460

VAR00025
123,30
44,217
,320
.
,406

VAR00026
123,83
47,040
-,024
.
,445

VAR00027
123,70
43,321
,472
.
,392

VAR00028
123,23
46,944
,013
.
,439

VAR00029
124,60
45,834
,067
.
,435

VAR00030
124,47
44,326
,174
.
,418

VAR00031
124,53
47,085
-,062
.
,459

VAR00032
124,13
45,223
,180
.
,421

VAR00033
125,30
48,700
-,197
.
,464

VAR00034
124,37
45,413
,089
.
,432

VAR00035
123,20
46,648
,029
.
,438

VAR00036
124,13
47,016
-,030
.
,447

VAR00037
123,63
44,930
,233
.
,416

VAR00038
123,87
46,257
,066
.
,434

VAR00039
124,93
43,513
,327
.
,400

VAR00040
123,43
52,047
-,401
.
,510

VAR00041
124,00
42,552
,382
.
,389

VAR00042
124,40
42,662
,351
.
,392

VAR00043
124,03
42,378
,453
.
,383

VAR00044
123,93
47,375
-,065
.
,452

VAR00045
124,13
45,154
,136
.
,425

VAR00046
123,93
49,513
-,243
.
,480

VAR00047
124,37
44,309
,281
.
,409

VAR00048
124,17
44,213
,325
.
,406

VAR00049
123,93
45,857
,075
.
,434

VAR00050
125,37
49,137
-,256
.
,468


Pada tabel diatas terdapat beberapa item yang tidak valid yaitu berwarna merah, dengan nilai Corrected Item-Total Correlation disebutkan. Pengambilan kesimpulan item dikatakan valid jika r hitung > 0,30, dan item tidak valid jika nilai r hitung < 0,30 (Anastasia, 1982). Dengan demikian item yang berwarna merah tersebut dilakukan analisis ulang, dengan cara dan proses yang sama.


Uji reliabilitas penyesuaian diri

Case Processing Summary

N
%
Cases
Valid
30
100,0
Excludeda
0
,0
Total
30
100,0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items
,857
,873
60

Pada tabel diatas diperoleh Alpha Cronbach's 0,857. Menurut Anastasia (1982) Reliabilitas yang ideal adalah 0,8. Menurut Long et al, (dalam Dachlan,2006) bahwa koefisien Alpha Cronbach's  > 0,8, maka instrument itu dapat di terima. Atas dasar dua pendapat tersebut reliabilitas item adalah ideal atau dapat di terima dan dapat digunakan untuk mengumpulan data.




Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted

VAR00001
172,10
194,714
,431
.
,853

VAR00002
172,17
194,420
,503
.
,852

VAR00003
172,60
201,559
,054
.
,859

VAR00004
172,47
195,499
,481
.
,853

VAR00005
172,90
189,817
,649
.
,849

VAR00006
172,23
196,806
,235
.
,856

VAR00007
172,73
195,720
,285
.
,855

VAR00008
172,67
196,713
,339
.
,854

VAR00009
172,50
198,948
,217
.
,856

VAR00010
172,67
193,747
,313
.
,855

VAR00011
172,93
207,099
-,207
.
,863

VAR00012
172,03
195,689
,285
.
,855

VAR00013
172,43
198,392
,249
.
,856

VAR00014
173,40
210,041
-,294
.
,867

VAR00015
172,63
197,344
,350
.
,854

VAR00016
173,53
211,637
-,452
.
,866

VAR00017
172,73
193,789
,388
.
,853

VAR00018
172,90
211,541
-,417
.
,866

VAR00019
172,90
192,921
,529
.
,851

VAR00020
173,23
203,495
-,034
.
,860

VAR00021
172,73
193,375
,464
.
,852

VAR00022
172,53
192,602
,476
.
,852

VAR00023
172,77
192,530
,583
.
,851

VAR00024
172,67
194,299
,437
.
,853

VAR00025
173,50
198,052
,183
.
,857

VAR00026
172,90
199,266
,233
.
,856

VAR00027
172,53
198,120
,230
.
,856

VAR00028
172,90
203,886
-,055
.
,860

VAR00029
172,50
194,052
,393
.
,853

VAR00030
173,03
195,895
,336
.
,854

VAR00031
172,60
199,145
,155
.
,858

VAR00032
172,27
197,513
,238
.
,856

VAR00033
172,23
190,599
,767
.
,849

VAR00034
172,43
191,151
,610
.
,850

VAR00035
172,13
192,671
,548
.
,851

VAR00036
172,93
201,926
,022
.
,861

VAR00037
173,00
197,172
,324
.
,855

VAR00038
172,10
195,059
,452
.
,853

VAR00039
172,27
192,133
,568
.
,851

VAR00040
172,43
196,668
,273
.
,855

VAR00041
172,50
201,845
,049
.
,859

VAR00042
172,13
196,947
,387
.
,854

VAR00043
172,70
199,321
,188
.
,857

VAR00044
172,60
192,455
,566
.
,851

VAR00045
172,30
193,459
,469
.
,852

VAR00046
172,20
194,441
,427
.
,853

VAR00047
172,53
198,671
,174
.
,857

VAR00048
172,03
196,861
,381
.
,854

VAR00049
172,73
197,444
,163
.
,858

VAR00050
172,20
197,269
,259
.
,856

VAR00051
172,47
196,464
,418
.
,854

VAR00052
172,57
195,771
,314
.
,855

VAR00053
172,50
204,879
-,089
.
,864

VAR00054
173,13
195,361
,260
.
,856

VAR00055
172,47
190,533
,617
.
,850

VAR00056
172,17
191,247
,635
.
,850

VAR00057
172,10
197,059
,374
.
,854

VAR00058
172,30
200,148
,130
.
,858

VAR00059
172,13
193,223
,567
.
,851

VAR00060
172,50
193,500
,578
.
,851


Pada tabel diatas terdapat beberapa item yang tidak valid yaitu berwarna merah, dengan nilai Corrected Item-Total Correlation disebutkan. Pengambilan kesimpulan item dikatakan valid jika r hitung > 0,30, dan item tidak valid jika nilai r hitung <0,30 (Anastasia, 1982). Dengan demikian item yang berwarna merah tersebut dilakukan analisis ulang, dengan cara dan proses yang sama.
Hasil Analisis ulang Kendall Tau
Case Processing Summary

N
%
Cases
Valid
30
100,0
Excludeda
0
,0
Total
30
100,0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized Items
N of Items
,914
,917
33

Pada tabel diatas diperoleh Alpha Cronbach's 0,914. Menurut Anastasia (1982) Reliabilitas yang ideal adalah 0,8. Menurut Long et al, (dalam Dachlan,2006) bahwa koefisien Alpha Cronbach's  > 0,8, maka instrument itu dapat di terima. Atas dasar dua pendapat tersebut reliabilitas item adalah ideal atau dapat di terima dan dapat digunakan untuk mengumpulan data.
Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item-Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item Deleted
VAR00001
96,80
126,234
,416
.
,912
VAR00002
96,87
124,533
,598
.
,910
VAR00003
97,17
126,695
,478
.
,911
VAR00004
97,60
121,628
,679
.
,908
VAR00005
97,37
128,240
,295
.
,914
VAR00006
97,37
124,723
,332
.
,915
VAR00007
97,33
127,195
,425
.
,912
VAR00008
97,43
125,978
,346
.
,913
VAR00009
97,60
124,800
,513
.
,911
VAR00010
97,43
124,668
,480
.
,911
VAR00011
97,23
124,461
,466
.
,911
VAR00012
97,47
124,878
,539
.
,910
VAR00013
97,37
125,482
,449
.
,912
VAR00014
97,20
124,717
,435
.
,912
VAR00015
97,73
126,547
,360
.
,913
VAR00016
96,93
122,823
,760
.
,908
VAR00017
97,13
122,947
,624
.
,909
VAR00018
96,83
124,695
,526
.
,910
VAR00019
97,70
127,872
,332
.
,913
VAR00020
96,80
126,097
,466
.
,911
VAR00021
96,97
123,964
,567
.
,910
VAR00022
96,83
127,868
,383
.
,912
VAR00023
97,30
125,734
,460
.
,911
VAR00024
97,00
125,862
,413
.
,912
VAR00025
96,90
125,334
,456
.
,911
VAR00026
96,73
127,651
,389
.
,912
VAR00027
97,17
128,006
,372
.
,912
VAR00028
97,27
125,789
,374
.
,913
VAR00029
97,17
122,764
,610
.
,909
VAR00030
96,87
122,671
,675
.
,908
VAR00031
96,80
128,579
,321
.
,913
VAR00032
96,83
124,213
,613
.
,909
VAR00033
97,20
124,303
,637
.
,909

Pada tabel diatas terdapat 1 item yang tidak valid pada variabel 5 dengan nilai disebutkan 0,295. Pengambilan kesimpulan item dikatakan valid jika rhitung > 0,30, dan item tidak valid jika nilai rhitung <0,30 (Anastasia, 1982). Dengan demikian item yang berwarna merah tersebut dilakukan analisis ulang, dengan cara dan proses yang sama.
Nonparametric Correlations
Correlations

kemandirian
penyesuaiandiri
Kendall's tau_b
kemandirian
Correlation Coefficient
1,000
,257
Sig. (2-tailed)
.
,053
N
30
30
penyesuaiandiri
Correlation Coefficient
,257
1,000
Sig. (2-tailed)
,053
.
N
30
30







[43] Observasi pada lokasi penelitian pada tanggal 27 April 2017
[44] A. Jauhar Fuad dan Agus Eko Sujianto, Analisis Statistik Program SPSS (tulung Agung : Cahaya Abadi, 2014), h. 60.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SKRIPSI Hubungan Kemandirian dengan Penyesuaian DIri pada Mahasiswa Perantau di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri BAB I PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah Sering kita temui mahasiswa yang meninggalkan tanah kelahirannya hanya untuk mencari ilmu. Pelajar ya...