Minggu, 08 Oktober 2017

SKRIPSI Hubungan Kemandirian dengan Penyesuaian DIri pada Mahasiswa Perantau di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri BAB III METODE PENELITIAN



A.      Rancangan Penelitian
Metode penelitian merupakan suatu cara yang dilakukan untuk mmenentukan/menggali sesuatu yang telah ada untuk kemudian diuji kebenarannya yang mungkin masih diragukan.[32] Jenis penelitian dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional dan ingin mengukur Hubungan Kemandirian Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Perantau Di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri
Metodologi adalah suatu cara utama yang digunakan mencapai suatu tujuan.[33] Penelitian adalah suatu cara atau jalan usaha untuk mengemukakan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu penelitian atau pengetahuan ilmiah, usaha tersebut dilaksanakan dengan menggunakan metode-metode ilmiah untuk penelitian.[34]
Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode yang tepat dan akurat. Sebab dengan metode tepat dan akurat dapat mencapai hasil yang maksimal. Metode penelitian adalah “Strategi umum yang dianut dalam pengumpulan datayang diperlukan guna menjawabpersoalan yang dihadapi”.[35]
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kuantitatif. Sedangkan jenis variabel dalam penelitian ini, peneliti menggunakan variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent).
Variabel bebas (independent) adalah variabel yang berpengaruh terhadap keberadaan variabel terikat. Variabel Bebas (Independent variabel) Y1 dan Y2 dalam penelitian ini yaitu Kemandirian dan Penyesuaian Diri.
Variabel terikat (dependent) adalah variabel yang timbul akibat dari variabel bebas. Variabel Terikat (Dependent variable) X dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa yang berdomisili di pondok dan Mahasiswa yang berada di kost.
B.     Populasi dan Sampel penelitian
Salah satu konsep yang berhubungan erat dengan sampel adalah populasi. Populasi adalah keseluruhan gejala/satuan yang ingin diteliti. Sementara itu, sampel sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti. Oleh karena itu, sampel harus dilihat sebagai suatu pendugaan terhadap populasi dan bukan populasi itu sendiri.[36]
1.      Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.[37]
Adapun populasi dalam penelitian ini di Kampus Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri. Dari sekian banyak mahasiswa peneliti hanya mengambil beberapa mahasiswa saja, lebih tepatnya 30
2.      Sampel
Sampel merupakan sebagian dari populasi yang diambil dalam sebuah penelitian.[38]
Agar diperoleh hasil penelitian yang lebih baik, diperlukan sampel yang baik pula, yakni betul-betul mencerminkan populasi. Supaya perolehan sampel lebih akurat, diperlukan rumus-rumus penentuan jumlahnya”.[39].
Korelasi adalah istilah statistik yang menyatakan derajat hubungan linier (searah bukan timbal balik) antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini menggunakan korelasi Kendall Tau, dimana data X dan Y tidak memiliki rentang yang sama namun kedua data tersebut bersifat interval[40]. Data yang digunakan berskala ordinal dan tidak harus berdistribusi normalyang bertujuan:
a.       Untuk melihat hubungan antara variabel X dan variabel Y.
b.      Untuk menganalisis data penelitian yang mempunyai karakteristik:
-          Hipotesis yang diajukan hipotesis asosiatif (Ha).
-          Skala data ordinal.
-          Data tidak harus berdistribusi normal.
Dikatakan demikian karena pengambilan sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan starta yang ada dalam populasi tersebut.[41]
C.    Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah segala peralatan yang digunakan untuk memperoleh, mengelola dan menginterprestasikan informasi dari para responden yang dilakukan dengan pola pengukuran yang sama.[42]
Menurut Suharmi Arikunto ada beberapa instrument yang namanya sama dengan metodenya[43] antara lain adalah:
a)    Instrument untuk metode tes adalah tes atau soal tes.
b)   Instrument untuk metode angket atau kuesioner adalah angket atau kuesioner.
c)    Instrument untuk metode observasi adalah pedoman observasi atau dapat juga chek-list
Adapun jenis instrumen penilitan dalam skripsi ini adalah Angket (questionnaire), daftar cocok (check-list), panduan observasi dan panduan pengamatan. Untuk memudahkan dan mengarahkan pembuatan instrumen yang baik, peneliti menyusun kisi-kisi instrument penelitian yang diwujudkan dalam tabel.
Skor dalam setiap aitem berkisar dari 4 sampai 1, diberikan untuk aitem yang bersifat favourabel, sedangkan untuk item yang unfavourabel bergerak dari 1 sampai 4.
Penyesuaian diri dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk mencapai harmoni pada diri sendiri dan pada lingkungan, sehingga rasa permusuhan, dengki, iri hati, prasangka, depresi, kemarahan dan emosi negatif yang lain sebagai respon pribadi yang tidak sesuai dan kurang efisien bisa dikikis habis.[44]

D.    Teknik Pengumpulan Data
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya,atau hal-hal yang ia ketahui. Kuesioner dipakai untuk menyebut metode maupun instrumen.[45]
Teknik Pengumpulan Data menggunakan Simple Random Sampling, yang mana pemilihan dilakukan dengan cara acak, di mana daftar nama responden dilakukan pengundian untuk terpilih.
Penelitian ini menggunakan instrumen skala kemandirian dan skala penyesuaian diri.
1.      Metode Angket
Angket adalah komunikasi secara tidak langsung dengan cara mengajukan beberapa pernyataan tertulis kepada responden untuk memperoleh data berupa tanggapan sebagai bahan analisa terhadap perumusan masalah yang telah ditetapkan.[46]
Dalam pengisian angket, peneliti memilih alternatif dengan cara mencentang pada salah satu dari 4 kolom pernyataan yang penulis sediakan yang sesuai dengan yang dialami / sesuai keadaan mahasiswa.
2.      Metode Dokumentasi
Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya barang-barang tertulis. Didalam metode dokumentasi, peneliti mencari/menganalisa hal-hal/variabel yang berupa cacatan, dan sebagainya.[47]Maka dari itu dalam penelitian ini penulis menggunakan metode dokumentasi untuk mencari data yang meliputi struktur organisasi, dokumen resmi, letak geografis dan tujuan organisasi.
3.      Metode Observasi
Observasi sebagai sebuah aktivitas untuk memperhatikan sesuatu dengan menggunakan seluruh panca indera, yaitu melalui penglihatan, penciuman, pendengaran, peraba, dan pengecap".[48]
Observasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan dengan sistematik fenomena-fenomena yang diselidiki dalam arti luas. Observasi sebenarnya tidak hanya terbatas pada pengamatan yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.[49]
E.     Teknik Analisis Data
Adapun langkah-langkah dalam analisis data, yang diantaranya sebagai berikut ini:
a.    Tahap pengumpulan data.
b.    Tahap editing. Pada tahap ini yaitu memeriksa kejelasan maupun kelengkapan mengenai pengisian instrumen pengumpulan data.
c.    Tahap koding. Maksudnya pada tahap ini melakukan proses identifikasi dan proses klasifikasi dari tiap-tiap pernyataan yang terdapat pada instrumen pengumpulan data berdasarkan variabel yang sedang diteliti.
d.   Tahap tabulasi. Melakukan kegiatan mencatat ataupun entri data kedalam tabel-tabel induk dalam penelitian.
e.    Tahap pengujian. Pada tahapan ini data akan diuji kualitasnya yaitu menguji validitas maupun realiabilitas instrumen dari pengumpulan data.






Adapun untuk menentukan hubungan antara variabel X dan dan variabel Y adalah menggunakan Korelasi Kendall Tau dengan perangkat SPSS. Teknik analisis data dalam menganalisis data adalah menggunakan rumus kendal tau sebagai berikut:






[32] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis (Jakarta:Rineka Cipta, 1997), h. 102.
[33] Winarto Surahman, Metodologi Riset (Bandung: CV. Remaja Karya,2002), h. 131
[34] Winarto Suharti, Statistik (Yogyakarta: Andi Offset,2001), h.4.
[35] Arif Fuchan, Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan ( Surabaya: Usaha Nasional, 1998), h. 50.
[36] Bailey, Kenneth. Method Of Social Research, 4th Ed, (New York: The Free Press, 1994), h. 83.
[37] Sugiono, Metode Penelitian Administrasi (Bandung : CV.Alfa Beta, 1998), h. 57.
[38]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis (Jakarta:Rineka Cipta, 1997), h. 177.
[39] Ali Anwar, Cara Mudah menulis Karya Ilmiah, (Kediri: IAIT Press, 2008), h. 13.
[40]A. Jauhar Fuad, dan Agus Eko Sujianto,  Analisa Statistik dangan Program SPSS, (Tulungagung: Cahaya Abadi, 2014), h. 78
[41] Sugiono, Statistik Untuk Penelitian, h. 58
[42] Ibnu Subianto, Metodologi Penelitian Menejemen Dan Akuntansi, Edisi 3, (Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2000), h. 61.
[43] Ibid,  h. 149.
[44]Anis Rahmawati Hasanah, “Hubungan Antara Kemandirian Dengan Penyesuaian Diripada Siswa Pondok Pesantren “,( Naskah Publikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 2012), h. 2.
[45] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis (Jakarta:Rineka Cipta, 1997), h. 107.
[46] Sukmadinata, Nana Syaodi.Metode Penelitian Pendidikan ( Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013), h. 219.
[47] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis (Jakarta:Rineka Cipta, 1997), h. 16.
[48]Ibid, h. 20.
[49] Nana Syaodi Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan ( Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013), h. 220.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SKRIPSI Hubungan Kemandirian dengan Penyesuaian DIri pada Mahasiswa Perantau di Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri BAB I PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah Sering kita temui mahasiswa yang meninggalkan tanah kelahirannya hanya untuk mencari ilmu. Pelajar ya...